Yang Tak Diketahui Mengenai Orang Hebat
Yang Tidak Diketahui Mengenai Orang Hebat
Kata orang: “Betapa segarnya ratu Elisabeth dari Inggris yang sudah berumur diatas 80, betapa cantiknya Joan Collins, Betapa hebatnya Rudy Hartono main bulu tangkis, Rubinstein main piano, …”
Tapi orang tidak menyangka bahwa dibalik kehebatan itu adalah besarnya pengorbanan yang direlakan mereka untuk mencapai kondisi demikian.
Saya membayangkan pengorbanan ratu Elisabeth: setiap hari rela makan makanan yang sudah ditentukan, ditakar, tidur, bangun, olah raga menurut jadwal ketat, berlatih bersenyum, bagaimana melambaikan salam, menguasai semua aturan istana, …
Joan Collins merelakan dirinya berkorban begitu besar agar tetap bisa memikat publik terutama kaum Adam. Ia berenang beberapa jam rutin setiap hari untuk menjaga kebugarannya, makan menu yang sangat ketat agar tidak manjadi gemuk, setiap hari merias dirinya, entah sendiri atau pergi ke salon kecantikan, akting, mengikuti jadwal shooting, entah masih ada banyak pengorbanan yang lain lagi.
Rudy Hartono tentu sudah main bulutangkis dimulai dari kecil, selain itu dia mesti melakukan olah raga aerobic, berjam-jam ia berlatih setiap hari, selama lebih dari sepuluh tahun untuk mencapai kondisi puncaknya. Belum lagi tegangnya kalau menghadapi lawan atau menderita depresi kalau kalah, …
Rubinstein tentu juga sudah bermain piano dari kecil, dan setelah dia begitu hebat dia masih berlatih berjam-jam setiap hari. Kata dia, kalau dia tidak berlatih satu hari saja, orang lain tidak tahu, tapi dia sendiri saja tahu ada kekurangannya. Kalau ia tidak berlatih satu mingga saja, teman-teman dekatnya yang juga ahli tahu bahwa permainannya agak menurun.
Pilih mana? Hidup hebat seperti mereka, misalnya Federer, Nadal, Lance Armstrong, Tiger Woods, … atau hidup lebih santai, lebih enak tanpa banyak pantangan, tanpa takut agak gemuk sedikit, tanpa dikejar jadwal yang ketat, tanpa-tanpa yang engga enak lainnya.
Nopember 2010
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS
wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);
