Tidur Yang Paling Enak

Tidur Yang Paling Enak

“Apa tidur yang paling enak?” Tanya opa Johan pada istrinya.

“Tidur dalam pelukan seorang kekasih, bukan begitu jij kata dulu?” jawabnya.

“Tentu, kecuali dia orang berhenti menjadi kekasih dan lambat laun berubah menjadi suami-istri terhormat yang mendingin, gersang, membosankan, … Tapi masih ada tidur yang lebih enak lagi. Coba jij tebak,” katanya.

“Jika diledakan bom, meski dicium, digodai wanita cantik, pangeran cakap, … tetap tidak bangun. Itu tidur yang paling enak, paling nyenyak. Ngerti, nangkap kaga, bloon? ??? Itu tidur yang paling enak. Jangan jij bungunin ik lagi. Ha, ha.”

Februari 2009
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);

site statistics

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.