Tak Menyesali Salah Yang Memang Disengajainya
Tak Menyesali Salah Yang Memang Disengajainya
“Loh uangnya Rp. 8.000-. Ini 7.000.-“ kata Ibu Rumah Makan sambil menyerahkan bekal piknik Opa Johan.
“Maaf, salah saya bu, biarin aja.” Opa Johan ketawa, maklum, murah banget, ia tak menyesali salah yang memang disengajainya.
Oktober 2011
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS
wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);
