Satu Ketuk, Satu Juta Rupiah

Satu Ketuk, Satu Juta Rupiah

Konijnenburg, direktur KLM, seorang guru besar saya dalam salah satu kuliah di tahun 1951 cerita tentang suatu mesin perusahaan yang tiba-tiba mogok jalan. Orang-orang mengutak-atik mencoba membetulkannya tapi sia-sia. Mereka lalu memanggil ahlinya. Ia memeriksa sebentar, lalu mengambil palu, mengetuk di sebuah bagian roda mesin itu dan mesin itu jalan normal kembali.

Ketika disodori rekeningnya mereka terkejut karena dikenakan satu juta Rupiah. Untuk satu ketuk semudah itu?

“Apa bapak bisa memerincinya?”

“Satu ketuk satu Rupiah. Tahu dimana mesti mengetuk, sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu dan sembilan ratus sembilan puluh sembilan Rupiah.”

Januari 2009

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);

site statistics

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.