Sang Pencuri Yang Istimewa

Sang Pencuri Yang Istimewa            

Tahukah anda siapa maling paling istimewa?  Pagar, tembok  tinggi,  brankas,  rekening  bank,   kartu kredit tak mempan menjamin keamanannya.  Tertang­kap, ia tidak diajukan ke pengadilan, meski  telah berhasil  mencuri harta yang paling aduhai  mahal­nya.  Sepertinya  begitulah pesan sebuah iklan Ibu  Kota yang terpampang, berjudul “Bukan Sembarang  Pria”, yang  berhasil mencuri hati Sang Juita,  bak  Dewi Shinta di padang belantara. Masih ingat? 

Lirikannya saja sudah melebihi segala permata,

Bisikannya nyanyian surga.

Setelah  menggaet seorang Dewi Shin …,  eh,  … Dewi Syuga,

Lupa aku akan anak-istri;

Tak peduli “dunia kiamat”. 

Begitulah dendang hati Sang Perjaka. 

Sedangkan Sang Dewi membatin:

Sia-sia segala kewanitaan, kecantikan, hidupku,

Jika tak seorang pria pun yang mau melirik, menak­sir, merayu.

Kalau  aku dianggap, dipandang, seakan-akan  

Udara hampa, sebongkah kayu, atau batu. 

Nah,  Sang  Bidadarilah justru yang jatuh, tergoda.  Dan  sebagai hukuman bukan mesti masuk biara, malah dihadiahi Sang Perjaka yang bukan sembarang pria, bukan seorang pertapa tua.  

Wow, alangkah asyiknya!                                      

Bisnis Indonesia 16 Desember 1993

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.