Reli Becak Merak – Banyuwangi
Reli Becak Merak-Banyuwangi
Sampan atau perahu, tangan yang mengyuhnya, sedangkan becak, kaki yang mengayunya. Apakah setelah ada kapal bermotor, lalu sampan atau perahu harus ‘dipensiunkan” alias dihapuskan? Pesawat terbang tua saja yang dibuat sebelum tahun 50-an masih dihormati dengan diadakannya reli London – Brisbane sejauh sekitar 10 ribu mil.
Reli ini disemarakkan oleh tiga orang peserta wanita berumur diatas 60 tahun bahkan mereka sempat mampir di Jakarta 28 April 1990. Bagaimana jika diadakan reli becak Merak – Banyuwangi sejauh 1.266 Km untuk menghormati kendaraan becak dan menjadikanya kebanggaan bagi pengemudinya ketimbang menganggapnya sebagai sesuatu aib, sesuatu yang memalukan dan dipakai untuk pekerjaan yang tidak manusiawi?
Sampan dan perahu bisa dihormati oleh dunia dan dimasukkan dalam acara Olympiade, mengapa ngebecak tidak? Atau sekurang-kurangnya dihormati, dihargai kita sendiri.
Media Indonesia 6 Mei 1990
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
