Pertimbangan Sang Pemimpin Paduan Suara Untuk Menyanyi
Pertimbangan Sang Pemimpin Paduan Suara Untuk Menyanyi
Andaikan Tuhan yang meminta kita menyanyi kalau cuma satu lagu saja seperti di gereja Paulus, saya tidak mau. Hitung-hitung berkorban dari jam 8 pagi sampai di rumah lagi jam 2.00 siang, mengurus transportnya dan pergi memeriksa organ sebelumnya hanya untuk satu lagu, apalagi kalau lagunya sepanjang 2 menit saja. Belum lagi pengorbanan dari anggauta.
“Tuhan, minta yang lebih dan lebih bagus” saya bilang. “Bukan 1 nyanyian, bahkan kalau boleh menyanyi seluruh 13 nyanyian kami, yang siap dinyanyikan, saya mau meski mesti berkorban begitu, meski tidak dibayarpun. Kecuali kalau persiapannya jelek. Dipaksa menyanyi pun, dibayar pun saya tidak mau.”
Begitu kata dia pada saya.
Nopember 2009
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS
wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);
