Orang Baik, Kebaikannya Ditutupi
Orang Baik, Kebaikannya Ditutupi
Alangkah baiknya kalau kita tidak sekedar menanam padi di jalan raya, depan gedung PBB, dihadapan para wartawan, kamera TV agar bisa disorot, dilihat PBB dan seluruh dunia.
Juga. bukan untuk sekali saja, melainkan untuk berkali-kali ramai-ramai turun ke bawah, ke desa, ke sawah membawa bantuan, pengetahuan, berkat bagi kaum petani, meski tak dilihat, dipuji seorang pun.
Ah, setahu saya, kalau orang baik sih, justru kebaikan, keistimewaan, kehebatan, kepinteran, kepedulian, bantuannya pada sesama, ditutup-tutupi. Ia takut dirinya cuma sok nampang, sok pamer.
Diam-diam Sang Surya membawa rasa hangat, Sang Rembulan membawa rasa damai dan hujan membawa berkat bagi seluruh umat yang hidup sepanjang tahun.
Begitu komentar seseorang ketika melihat gambar para pendemo menanam padi di jalan Raya Husni Thamrin di
surat kabar belum lama ini.
Suara Karya, 21 Januari 1999
