Opa Johan Seselin Dirinya
Opa Johan Seselin Dirinya
“Jij sampe turun tangga ambilin itu paket? Kenapa jij engga bilang? Aduh, ik jadi malu, merasa berdosa suruh jij. Apa jij engga terima kasih, bangga punya suami yang begitu sayang, inget, seselin dirinya karena bikin jij cape? Nah cium ik dong” katanya berbisik sambil mengacungkan jempolnya.
Juni 2010
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS
wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);
