Opa Johan Lega

Opa Johan Lega

Wij mau makan-makan. Belum berangkat, wij udah dihadang kesulitan. Si Joey, wij punya anjing engga mau masuk. Bisa-bisa batal pergi. Terpaksa wij menunggu agak lama sebelum dia bisa dirayu dengan sepotong daging. Takut kalau-kalau dia kabur main dijalanan bersenang-senang ditubruk mobil. Padahal wij sendiri juga mau bersenang-senang. Ha, ha. Lega, akhirnya berhasil, pintu hek dibuka lebar-lebar, mobil dibawa keluar, pintu hek ik kunci lagi, lalu wij pergi.

Pas sampai di rumah makan “Ayam Pemuda” disambut petugas “habis”, kecewa lagi karena makan jadi batal.
Wij punya dochter (anak perempuan) ngotot, “Yang ada apa aja? Nasi?”
“Ada”.
“Sayur asam?”
“Ada, Lalu sisa dua porsi udang goreng aja.”

Seorang pelayan berbisik, “masih ada dua potong ayam”
“Pak, katanya masih ada dua potong ayam.”
“Ngga ada.”
“Coba periksa lagi Mas.” Isteri ik mendesak.

Ternyata memang masih ada dua potong. Lega lagi, ngga jadi pulang atau ke rumah makan lain. Wij pesan satu porsi udang goreng, dua potong ayam, semangkok sayur asam dan tiga porsi nasi. Makanan kecil, sangat sederhana untuk tiga orang, anehnya malahan lebih nikmat dari biasanya.

Ketika pulang ik bilang, “Betapa asyik benar ini malam.” Ingat-ingat hampir-hampir aja batal. Bulan terang berlayar mengikutin didepan ik, kelihatan dari kaca depan mobil. Ik ingat zaman dulu sekitar 45 tahun lalu, waktu wij dengan wij punya anak-anak yang masih kecil, wij sekeluarga dengan 3 anak kecil naik becak terbuka berdesakan tapi lebih seru, nikmat dari pada naik mobil, menyusuri jalan Nusantara mau makan es Itali, entah setahun sekali. “Bulan, bintang, awan juga ikutin kita orang”, sorak wij punya anak-anak.

Kecelakaan serupa juga terjadi ketika wij mau kunjungin Teater Boneka “The Little Prince” dari A. de Saint Exupery. Wij bebaris ke tempat penjualan karcis. Pas didepan cuman tersedia dua tiket lagi.

“Nah, ambil jangan? Wij bertigaan”.
“Ambil” kata mijn vrouw (istri). “Jangan resah, hiraukan ik. masuk aja duluan dan siapkan ik satu tempat. Ik akan berhasil dapat satu tiket lagi. Orang umumnya lebih lemah, lembut terhadap perempuan. Ha, ha, ha.”

Nah, bayangin, ik dan ik punya zoon (putra), laki-laki kuat begitu, diselamatin, dilindungin, orang perempuan tua lemah, eh, bukan, malaikat penolong yang tegar, berani. Wij masuk dan melambaikan “sampai jumpa dan selamat berjuang”. Engga lama zij masuk.

“Jij dapet tiket?” ik tanya.
“Ya” zij bilang.
“Gimana dapetnya?”

Zij berbisik: “Ada laki-laki Perancis, mungkin orang dari Corp. Diplomatic. Hij tanya pada petugas ada apa dengan ik. Dia bilang lagi menunggu rezeki bisa beli tiket. Oh, katanya lalu hij datang ke ik, mengeluarkan dompetnya dan mungkin mengatakan dalam bahasa Perancis yang ik engga ngerti, ‘ambillah ini’ sambil menyodorkan sebuah ticket. Ik ngga bisa dapat mengatakan apa-apa selain ‘Merci beaucoup, Monsieur’ kata-kata satu-satunya yang ik tahu tentang bahasa Perancis tetapi ik bilang, “Thank you Sir” takut kalau dia mengajak ik ngomong dalam bahasa Perancis. Hij senyum dan pergi.

Dihadiahin kebaikan yang engga disangka-sangka dari orang asing dan bahagia bisa kumpul lagi jauh lebih nikmat dari pertunjukan itu sendiri.

“Ik pikir, kecelakaan-kecelakaan, kesulitan-kesultan kecil begitu sebaliknya bikin sedap, ketimbang kalau semuanya jalan serba mulus tanpa rintangan, tanpa risiko. Rasanya seperti ikut dalam suatu petualangan Ha.ha. ha. Apa jij kata”. Begitu ik bilang sama ik punya mantan pacar.

Mei 2008

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.