Mengenang Sang Pengamen Tempo Doeloe

Mengenang Sang Pengamen Tempo Doeloe

Melihat cucu, saya sepertinya melihat si unyil lagi hampir 40 tahun yang lalu. Ia biasanya didudukkan di kursi kecil yang digantungkan di stang sepeda di depan. Suatu sore kami bersepeda dengan santai di sekitar bioskop Globe, di pasar Baru.

Tiba-tiba si unyil dengan mata berbinar menunjuk pada seorang bapak yang membawa biola tua, ya, setua dan selusuh bapak itu. Ia sedang memasuki salah satu rumah makan untuk mengais rezekinya. Mengerti maksud si unyil, saya memberinya sekeping uang logam. Si unyil menunggu di luar, menyongsong dan menyambutnya dengan memberikan uang itu, lalu cepat lari kembali.

Tak berkesempatan berterima kasih, entah apa yang ia bergumam, ia mengangguk-anggukan kepalanya saja. Beberapa kali masih ia menengok kearah kami di kejauhan. Dan kami pun lalu pulang dengan rasa bahagia.

Orang miskin? Ah, jangan sombong, saya membatin. Ia orang amat kaya. Ia tidak kehilangan apa-apa. Bukankah dirinya masih utuh dan sehat? Lagi pula, keluarganya tentu masih lengkap. Dengan uang sebesar, sebanyak apa pun tidak bisa saya membuatnya lebih kaya. Tetapi kejutan manis bagi sesama dari si unyil, rasanya, telah membawa sedikit kehangatan dan membuatnya lebih bahagia.

Kalau ia masih hidup, bapak itu sekarang tentu sudah berumur diatas 80 tahun. Kenangan, perjumpaan manis tempo doeloe Pak Johan.

Sinar Pagi 21 Nopember 1997

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.