Lamunan Ramalan Cuaca Jakarta

  Lamunan Ramalan Cuaca Jakarta 

Wah, besok kena menyiram tanaman. Menurut ramalan cuaca yang ditayangkan di TV, Jakarta akan berawan. Ternyata ramalan meleset. Syukur, bagai hadiah yang tak disangka-sangka, hujan telah meliburkan saya dan Dinas Pertamanan DKI dari pekerjaan menyiram taman. 

Maklum Jakarta sudah menjadi begitu luas sehingga ramalan untuk daerah Jakarta tertentu bisa meleset, saya  lebih sering harus menyiram taman karena menurut ramalan, hujan, ternyata tidak hujan. 

Hanya pada musim hujan atau musim kemarau, ramalan cuaca untuk seluruh Jakarta tidak meleset. Lalu apa gunanya ramalan cuaca pada musim-musim itu jika semua orang juga sudah tahu, kecuali mungkin untuk meramalkan kalau terjadi keadaan cuaca yang sebaliknya. 

Jangankan seluruh Jakarta, seluruh pulau Jawa bisa dihujani sampai kebanjiran. Bahkan seluruh air sungai, air danau, air tanah, juga berasal dari hujan.   

Wow, kalau dipikir, alangkah mudahnya kalau alam menyirami bumi. Tanpa bersusah-susah menggunakan kendaraan, diangkutnya berkubik-kubik air begitu tinggi, melebihi gedung pencakar langit, bahkan gunung-gunung tinggi, tanpa alat penyulingan, namun begitu murni, melebihi air PAM, tanpa membawa tangki-tangki. Dan semua itu dilakukannya semudah, seringan menghembuskan asap rokok, lalu menjatuhkannya sebagai hujan, bagaikan berkat bagi umat bumi. “Tanpa menuntut bayaran.” kata si Buyung. 

Bisnis Indonesia, 19 Mei 1993

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.