Lamunan Menawar

Lamunan Menawar

“Pak, berapa duit sayuran itu?”
Kata Pak Tani: “Rp. 50, – aja.”
“Boleh tawar Pak?”
“Boleh.”.
“Bagaimana kalau Rp. 200.- aja, karena itu terlalu murah. Pak. Naikin aja.”
“Oh, jangan, itu kemahalan. Kalau begitu biarin saya naikin menjadi Rp. 75.- itu udah lebih dari cukup, pak. Engga bisa dinaikkin lagi harga mati.” kata Pak Tani.
“Bagaimana kalau Rp. 175.-?”
“Ngga bisa.”

Setelah “bertengkar” akhirnya mereka sepakat jadi Rp. 150.-

Alangkah bahagianya Pak Tani dan bapak itu atas pertengkaran, penawaran sengit begitu, kenangan indah yang tak akan mereka lupakan seumur hidup.

Oktober 1974

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

traffic analysis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.