Kita Harus Menang?
Kita Harus Menang?
Setiap hari (di tahun 97-an) menjelang SEA-Games, TV menayangkan siaran, “Kita Harus Menang”.
“Kalau mau atau harus menang, undang saja negara-negara lawan yang payah, lemah.” kata si Buyung. “Lalu apa kebanggaan, harganya piala, medali kemenangan macam itu? Meraih satu medali perunggu saja di olimpiade, kita sudah amat bangga. Bukankah seorang olahragawan justru mengharapkan, mendambakan bisa berhadapan lawan yang tangguh? Syukur-syukur Muangthai nanti datang dengan tim yang sekurang-kurangnya setangguh dulu, “ katanya.
Aalangkah bijaknya kata-kata Chris Pattikawa yang mengantar Meiske Shakila ke festival nyanyi internasional di Rumenia dan Turki. “Kepada setiap penyanyi yang saya kirim, saya tidak pernah meminta mereka untuk menang. Saya hanya minta mereka memberikan apa yang terbaik yang Tuhan berikan kepadanya. Barangkali karena tidak ada beban itulah, Shakila bisa tampil baik meskipun waktu itu dia sedang sakit flu.”
Tak dibebani keharusan untuk menang. Tidak menang pun tidak apa-apa, kalau ia sudah memberikan apa yang terbaik sebagaiman apa yang diberikan Tuhan kepadanya. Dan Meiske Shakila berhasil meraih penghargaan tertinggi.
Tanpa sengaja, tanpa sadar, tanpa bermaksud, kita sepertinya membebani, menuntut, menakut-nakuti atlet-atlet dengan keharusan untuk menang dan secara tak langsung, juga pada para pelatih, pembina, termasuk para pencari dana sampai ke ketua KONI, ya semua orang yang terlibat dalam urusan meningkatkan prestasi para atlet.
Kalau sudah memberikan apa yang terbaik, syukur-syukur kalau kita menang, kalah pun tidak apa-apa karena lawan lebih tangguh dan pantas dikagumi. Apa kita masih perlu mencari kambing hitam atau mencaci-maki?
Bukankah kita patut menyayangi, menghormati, berterima kasih pada atlet-atlet berikut para pelatih dan pembina kita atas segala pengorbanan dalam upaya mereka memberikan apa yang terbaik? Begitu pendapat si Buyung
Media Indonesia, 25 Juli 1997
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
