Kaum Laki Akan Berkabung

Kaum Laki Akan Berkabung               

                                 

            Seingat  saya, kata si Buyung, Jakarta termasuk tiga besar  dunia  sebagai kota paling berpolusi. Pernah ada iklan raksasa layanan  masyarakat di sebuah surat kabar terkemuka,  sebesar  satu halaman penuh dengan gambar seorang  ”gadis” entah  dengan moncong atau belalai gajah, berkaki kuda di  sebuah harian. Pikiran pertama yang terbayang begitu melihat rupa  gadis masa  depan akibat polusi itu, ialah bahwa tidak akan ada  satu pun orang laki-laki yang mau mencumbu-rayu apa lagi menikahinya. 

Entahlah  di  kota negara mana, orang  memarkir  mobilnya  secara tegak  lurus  guna menghemat tempat parkir  karena  membanjirnya kendaraan  pribadi.  

Tergelitik  perasaan  saya  untuk  menantang imaginasi para insinyur. Bagaimana kalau menciptakan mobil  yang serba  Three  - atau lebih – in One,  demi mengurangi  pemakaian kendaraan dan polusi? Digulung kap dan ditekuk joknya menjadi mobil pengangkut  barang, diangkat  rodanya seperti roda kapal terbang,  menjadi  kendaraan air, ditarik keluar badannya seperti kotak geretan, menjadi rumah yang bisa dibawa kemana-mana seperti rumah siput,  baling-baling­nya didongakkan keatas, menjadi …      

Apa  lagi  jika mobil itu bisa dijalankan, cukup  dengan  mengisi air.  Non-polusi. Selain mengangkat gengsi bangsa di mata  dunia, temuan-temuan  yang tidak tanggung-tanggung itu pasti  akan  laku keras, asal saja terjangkau kantong masyarakat kecil.    

Tetapi  jauh lebih penting dan menggembirakan dari  kreasi-kreasi itu,  adalah  diturunkannya jumlah penduduk  agar  jangan  sampai anak-cucu  kita  tenggelam dalam  kemacetan  lalulintas,  polusi, berhimpit dirumah  susun berkotak-kotak, dalam  lingkungan  yang gersang,  tanpa  kebun, tanpa kicauan burung, tanpa satwa  liar, karena  sudah punah, mirip kandang peternakan ayam dalam  baterai raksasa. 

Mengapa membiarkan jumlah penduduk bumi kita meledak,  membeludak menuju   ”neraka”,  jika menurunkannya (bukan lajunya) dengan  ber-KB  kita  bisa membangun “surga” dibumi?             

Wahai  gadis-gadis  impian masa kini; kami, kaum  laki-laki  akan berkabung bila anda kelak berubah sampai menjadi gadis masa depan seperti gambar tersebut  akibat  polusi. Kami  mengimbau:  ”Satu anak  saja demi masa depan generasi kita. Agar mereka tetap  ayu, tampan, sehat, bahagia dan ….. awet-muda. Begitu pesan si Buyung.   

Maret 1997                    

Bisnis Indonesia 24 September 1991
Jayakarta 16 Agustus 1993

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.