Jangan Janji
Jangan Janji
“’Niet Beloven. Belofte maakt schuld.’ Janji menimbulkan hutang, kata ayah waktu hampir tidak bisa ngomong melalui tilpon dengan suara gemetar dalam bahasa Belanda. Ia sudah sangat tua tapi pikiran ini masih jernih, Hanny,” kata Luki.
”Tetapi berbuat baik juga menimbulkan ‘verplichting’, hutang kepada orang lain. ‘Ik voel me verplicht’, merasa berkewajiban membalas kebaikan itu.”
”Alangkah baiknya kalau kebaikan itu dilakukan anonim, karena membebaskan si penerima kebaikan itu dari hutang budi, kewajiban itu. Apa yang akan kamu lakukan seandainya kamu begitu bersyukur tapi tak pernah bisa, sanggup membalas budi itu?”
“Aku akan membalasnya dengan membawa kebaikan, kebahagiaan serupa itu pada orang lain,“ kata Hanny.
18 Mei 2004
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS
wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);
