Inget Anak Itu Wajar Aja
Inget Anak Itu Wajar Aja
Engga heran Kim Yong Il mewarisi kepemimpinannya kepada anaknya. Dia yang banyak membangun, memimpin, … negaranya. Banyak jasanya. Suharto menjadi presiden 28 tahun, besar jasanya, engga heran dia engga mau turun kalau engga dipaksa. Bakmi Gajah Mada, Yun Nyan, Jamu Cap Jago juga akan mewarisi perusahaan kepada anak-anaknya. Bukan untuk dijual sebesar harga apapun. Inget anak-anaknya wajar aja. Itulah alami.
Saya mah engga bisa membanggakan diri orang baik-baik melebihi mereka. Orang yang tidak setuju, menentang, berdemo pasti juga akan mendahulukan anak-anaknya seandainya kalau ditempat mereka. Siapa dapat membanggakan dirinya seratus persen bersih tanpa cacat. Cari aja orangnya untuk dijadikan Presiden.Tapi kalau itu dianggap salah, bikin dong undang-undang, aturannya sehingga orang tidak dapat berbuat begitu.
Saya juga engga mau turun meski orang lain banyak yang lebih hebat dari diri saya memimpin paduan suara dan seandainya saya mau mewariskan, menyerahkan paduan suara saya, itu sih mewarisi kepada putra saya yang paling bisa dipercaya, meski banyak orang yang lebih hebat dari putra saya dalam pendidikan musik. Soalnya, saya membangun paduan suara dengan orang-orang berumur tanpa pendidikan musik dari nol tanpa janji, syarat apa-apa. Masa mau dikasih orang lain? Lagi pula, mana sanggup, mau mereka? Tapi mengapa engga saya mau mewariskan pada putra saya? Ini yang engga dilihat orang. Karena itu mewarisi hutang. Kecuali atas kemauannya sendiri.
Begitulah pandangan Sang Pemimpin Paduan Suara.
Januari 2012
Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.
// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS
wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);
