Dorongan Hati Hanya Ingin Memberi
Dorongan Hati Hanya Ingin Memberi
Betul saya beristri.
Ada
surat nikahnya, tetapi saya tak pernah merasa menjadi pemilik istri. Bukankah dia miliknya sendiri? Kalau pun saya merasa memiliki seorang istri, itu pun hanya dikarenakan ia menyerahkan dirinya, sebagaimana dikatakan seorang kekasih, “Ah, apa yang mesti saya minta? Dorongan hati hanya ingin memberi.”
Seorang ibu yang baik tentu tidak akan berkata pada anaknya, “kau milikku”, dan memperlakukannya semena-mena, seakan-akan miliknya, melainkan, “ibu adalah milikmu”. Ia yang menyerahkan dirinya demi kepentingan anaknya. Demikianlah kasih sayang di mata pak Arif.
Januari 1999