Doa Sang Pemimpin Paduan Suara

Doa Sang Pemimpin Paduan Suara

Jangan orang-orang menyerukan “Hidup MONIA” (nama paduan suaranya), seakan-akan ia suatu perkumpulan sepak bola hebat yang mau dipertandingkan, melainkan saya mendoakan baginya,

“Hidup … hidup … hiduplah engkau MONIA, meski itu hanya di bibir, dalam hati, dalam kalbu seorang. Kiranya Tuhan besertamu.”

Hadiah kemenangan festival paduan suara apa lebih besar dari sebuah catatan dari seorang pendeta dan isterinya dari luar negeri dalam buku kenangan MONIA hampir 35 tahun yang lalu:
“We thank you for enriching our lives and our spirits with your beautiful music. We can never forget the feeling we have as you sing – one of being lifted to the very throne of God.”

Dan saya lalu teringat kata-kata dalam dongeng Andersen, De Nachtegaal.
“Kau telah melunasinya.” kata Sang Burung Bulbul kepada Sang Kaisar. “Ketika pertama kali aku menyanyi, telah aku melihat air matamu berlinang. Itu tak pernah akan aku lupakan! Itulah permata terindah yang didambakan setiap penyanyi.”

April 2000

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 25 other followers