Dia Mah Ketinggalan Zaman

Dia Mah Ketinggalan Zaman

“Si Hong Kie hebat, sekarang udah maju, kaya dan dengan bangga membuka beberapa toko di Mangga Dua.” Begitu kata si Boy.

“Pikir-pikir, cuman toko-toko. Biar dia punya supermarket di luar negeri sekalipun, apanya yang perlu diiriin? Ik bangga buka beberapa kios di Word Press, Blogger dan You Tube. Cuma-cuma lagi.

Ik punya barang, karya engga bisa dibeli, dinilai dengan uang. meski ik kasih cuma-cuma tetap ada, ik punya, ik engga perlu pergi, jagain, layanin. Siapa pun boleh ambil. Siapa mau mencuri? Ha, ha. Dia mah ketinggalan zaman. Ik engga perlu banyak duit, cukup dengan komputer aja, dimanapun, kapanpun ik bisa kunjungin ik punya kios. Jij engga bangga punya suami pinter bisnis?”

Begitu Opa Johan cerita pada istrinya.

Mei 2011

Catatan
Anda dapat membaca seluruh tulisan yang ada dalam Bahasa Indonesia dengan “scroll” jauh kebawah mencari “Categories” di sisi kanan dan click “Bahasa Indonesia”.

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’);

web stats analysis

// BEGIN PARAMETERS
var page_name = ‘#’;
var invisible = ‘#’;
var text_counter = ‘#’;
// END PARAMETERS

wtslog(‘al11554′,’2′,’http’,page_name,invisible,text_counter);

site statistics

wordpress hit<br />
counter” border=”0″></a><br /><a href=View My Stats

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 25 other followers